Skip navigation

dimana batas antara logika dan perasaan
ketika semua hanya menyakitkan
ketika semua tak ada yang bisa memuaskan ego
dan pada akhirnya diam juga tak lagi menenangkan

yang diharapkan dan yang tidak diharapkan
tidak lagi muncul sebagai perbedaan
hanya kabur tak tahu arah dituju
kecewa…
tapi dalam hati masih mencoba

aku belum terbiasa dengan keadaan
semuanya menjadi sekarat
tak mampu lagi berpijak di satu pihak
hingga tak mengerti dunia itu apa

yang tersisa hanya sepotong kisah…
dan keyakinan bahwa CAHAYA itu akan selalu ada…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: