Skip navigation

… dan hanya jika memaksa membuat terluka
biarkan saja apa adanya
dan ketika berlari dan melupa tak ada gunanya
diam sejenak dan nikmatilah
meski perih tak henti menghujam dada
meski mata pisau tepat di depan mata

semuanya sama saja menyisa rasa
yang memang enggan terbang bersama angin
meski ku samarkan dibalik tawa

diam dan nikmatilah
derita mungkin akan melahirkan indah
dan mendung akan menjadi hujan, kemudian cerah
walau harus tergores asa tak bernyawa

bertahan…
dan nikmatilah…
bersama waktu, sang sahabat lama….

5 November 2009; 11.56 p.m.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: